Beranda » Bukti Menyatakan Bahwa 2012 Merupakan Kekalahan Untuk Tata Dunia Baru (The New World Order)

Bukti Menyatakan Bahwa 2012 Merupakan Kekalahan Untuk Tata Dunia Baru (The New World Order)



(2012-Evidence Suggests … Defeat for The New World Order)
illuminati-logo
Oleh: Paul Adams
Paul Adams is your humble servant and holds a Juris Doctor. He is passionate about educating himself and others to achieve peace, equality and justice for all.
Kami berterima kasih kepada The Washington Post, The New York Times, majalah Time, dan penerbitan besar lainnya yang pimpinannya telah menghadiri pertemuan direksi dan yang mematuhi janji mereka terhadap kebijaksanaan yang sudah berlangsung selama hampir empat puluh tahunan.
Adalah tidak mungkin untuk mengembangkan rencana kita untuk dunia jika kita tunduk kepada bright lights publisitas selama bertahun-tahun.
David Rockefeller, pada pertemuan Bilderberg 1991
nwo
Pada 2012 Tata Dunia Baru (the New World Order) atau Globalisasi akan menderita kegagalan besar dalam menjalankan agendanya, yaitu agenda satu pemerintahan dunia (one world government)  dan agenda pengurangan jumlah penduduk dunia. (lihat video di bawah ini.)
endgame
Klik di sini
Kegagalannya bukan disebabkan karena terjadinya sebuah revolusi yang hebat, protes besar-besaran, atau karena adanya orang-orang yang mengemis kepada politisi korup meminta belas-kasihan - seolah-olah 535 orang politisi benar-benar mewakili 315.000.000 orang. Tidak, kegagalannya terkait dengan kesadaran massa rakyat dan sebagian besar dari penduduk dunia menolak untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan hati nurani mereka.
Para elit hanya memiliki dua sarana utama, yang tidak asing lagi bagi mereka yang selalu membaca media alternatif, yaitu: kerahasiaan dan penipuan. (QS al-Hijr 15:39)
Dengan tumbuhnya kesadaran berjuta-juta orang-orang, jika tidak milyaran di tahun 2012 terhadap penipuan mereka selama ini, maka perusahaan kriminal mereka akan berakhir
Saatnya Sekarang
Sejak 1990-an, peneliti David Icke telah mengatakan bahwa akan ada sebuah titik waktu ketika agenda Tata Dunia Baru (the New World Order) terbuka, jelas terlihat oleh semua orang.
 Syukurlah karena sebagian besar agenda mereka dapat diketahui yang menyebabkan banyak orang “sadar” serta memahami bahwa umat manusia dan orang yang mereka cintai berada dalam bahaya besar. Waktunya adalah sekarang.
 Dengan pembenaran terhadap  tipu-daya Perang Melawan Teror, the National Defense Authorization Act (NDAA) baru-baru ini menandatangani undang-undang (dengan asumsi bahwa Obama adalah presiden yang sah).
Undang-undang menyatakan bahwa Amerika Serikat merupakan sebuah medan perang. Pihak militer dapat menangkap warga negara Amerika, menahan mereka tanpa batas waktu, menyiksa dan menginterogasi mereka tanpa tuduhan atau pengadilan. Pada intinya, UU ini diterapkan sebagai UU darurat militer di Amerika Serikat.
UU tersebut membatalkan:
 Yang melarang militer mengatur dan mengontrol rakyat sipil di dalam negeri Amerika Serikat sejak tahun 1878.
 Pada tahun 2006, KBR mendapatkan kontrak kontingensi dari Departemen Keamanan Dalam Negeri, diduga untuk mendukung fasilitas Imigrasi dan fasilitas Bea Cukai dalam hal terjadi sesuatu.  Market Watch melaporkan.
 Bulan lalu sebuah dokumen yang berasal dari KBR menunjukkan bahwa pemerintah mengaktifkan kamp FEMA di seluruh Amerika Serikat. Dokumen tersebut berjudul "Project Overview and Anticipated Project Requirements," yang menggambarkan jasa KBR mencari subkontraktor dan menyerahkan pekerjaan untuk diselesaikannya.
 Jangan salah, seperti 9/11, adalah bagian dari NDAA yang merupakan pertunjukan pesta globalis, dan saat yang baik bagi Anda untuk memberitahukannya kepada orang lain.
Dewasa ini lembaran hitam putih tirani telah terungkap, dan ribuan artikel telah ditulis untuk mendukung Anda dalam membahasnya dengan orang lain mengenai masalah konspirasi para pengikut setan ini.
Bukti Globalis Menemui Kegagalan Dimana-mana
Ron Paul memimpin perolehan jajak pendapat meskipun banyak kampanye fitnahan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dilakukan oleh Big 6 Media.
 Apakah Ron Paul akan terpilih menjadi presiden atau tidak, ia memberitahukan kepada masyarakat tentang bankir kartel swasta Federal Reserve, melakukan pembunuhan kejam dan perang yang tidak konstitusional, sound money, masalah kesehatan dan kebebasan individu.
 Dia juga menerima lebih banyak sumbangan kampanye dari personel militer daripada calon lainnya, pertanda bahwa kalangan militer telah memaklumi dan mereka bila ditugaskan tidak akan menjalankan perintah yang bersifat khianat.
 Penipuan Perbankan Diketahui Korbannya
Semakin banyak orang mengetahui bahwa Federal Reserve merupakan kartel pribadi yang memperkaya para bankir korup dengan menciptakan uang dari ketiadaan dan meminjamkan uang dengan bunga, sehingga memperbudak penduduk dengan utang yang tidak pernah dapat dilunasi.
 Baru-baru ini kepala keamanan Federal Reserve Bank di San Antonio mengakui bahwa lembaga itu swasta, begitu juga karyawan Federal Reserve Bank di  San Francisco.
 Selain itu, publik harus menyadari bahwa bank-bank terbesar yang dijamin (bailed out) dengan $29 triliun dolar diciptakan dari ketiadaan. Bank-bank yang sama terus menyita rumah-rumah orang yang sebenarnya dapat menghasilkan barang atau jasa untuk melakukan pembayaran bulanan hipotek mereka.
 Banyak orang mengambil tindakan terhadap sistem perbankan Tata Dunia Baru. Tanggal 5 November disambut sebagai Hari Transfer Bank, hari terakhir dalam demonstrasi selama sebulan untuk memindahkan uang dari bank-bank besar kepada bank yang lebih kecil, melokalisir kredit lokal. Menjelang tanggal 5 November, $ 4.5 milyar  diambil dari lembaga keuangan utama.
 Selain itu, serikat kredit lokal di seluruh negeri telah mengumpulkan sekitar 650.000 pelanggan baru di bulan Oktober.
 Perang Palsu terhadap Narkoba Dibongkar Sebagai Sesuatu yang Menggelikan
 Sekarang merupakan pengetahuan umum bahwa  perang terhadap Narkoba adalah penipuan.
 Dealer ganja jalanan kelas teri  ditangkap dan dikurung dalam kamar yang lebih kecil dibandingkan dengan kandang hewan dibanyak kebun binatang - dengan biaya dari wajib pajak. Pada saat yang sama, CIA mengimpor sejumlah besar kokain dan heroin untuk membiayai operasi hitam (black operations ) mereka yang kejam. Pasukan Amerika Serikat secara terbuka mengakui bahwa mereka mendukung perdagangan heroin Afghanistan.
 Orang mulai menyadari! Baru-baru ini juri di Montana menggunakan kekuasaannya  membatalkan hukum dengan menolak menghukum seorang pria karena memiliki ganja.
 Pembataalan Juri terjadi ketika juri membalikkan putusan "Tidak Bersalah" meskipun keyakinannya bahwa terdakwa bersalah atas pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan. Juri yang melakukan pembatalan hukum diyakini bahwa apakah ybs tidak bermoral, atau salah menerapkan hukum kepada terdakwa yang nasibnya tergantung kepada keputusannya.
 Setelah juri mengembalikan vonis "Tidak Bersalah," putusan tidak dapat dipertanyakan oleh pengadilan dan klausa "double jeopardy" Konstitusi melarang pengadilan mengulangnya dengan tuduhan yang sama.
 Jika Anda menjabat sebagai Juri, jangan pernah lupa Anda memiliki kekuasaan untuk membatalkan
 Terkait dengan perang terhadap Narkoba, email-email menunjukkan agen ATF satu sama lain saling memberi selamat ketika menyalahkan kekerasan yang terjadi di perbatasan dalam kasus senjata yang dibeli dari dealer Amnerika Serika, meskipun faktanya bahwa FBI mengirimkan senjata langsung kepada geng-geng Narkoba Meksiko di bawah program Fast and Furious.
 Tujuan dari program ini diakui adalah untuk menjelek-jelekan the Second Amendment dan mendorong peraturan baru yang mengatur kepemilikan senjata.
 Keburukan Kongres Ditelanjangi
 Orang-orang sekarang menyadari bahwa sebagian besar anggota Kongres adalah korup seperti Don Jon Corzine.
 "Kekayaan bersih para anggota Kongres rata-rata bertambah menjadi $ 913.000, naik 15 persen dari tahun 2004 hingga 2010. Selama periode yang sama, penghasilan bersih orang Amerika rata-rata turun 8 persen, menjadi sekitar $ 100.000. "
 Angka penerimaan Kongres saat ini meningkat sebesar 16 persen.
 Jajak pendapat menunjukkan bahwa 83 persen penduduk tidak menyetujui pemerintah, oleh karena itu di bawah NDAA mereka dapat ditahan tanpa batas waktu sebagai warganegara yang memusuhi pemerintah.
 Bahaya Vaksin Secara Umum Sudah Diketahui
 Banyak orangtua yang menolak untuk menyuntikkan anak-anak mereka dengan vaksin beracun yang jumlahnya meningkat dengan pesat. Mereka harus menyadari bahwa penelitian yang luas telah membuktikan bahaya vaksin yang mematikan.
 Sebelum kematiannya, ilmuwan vaksin Merck, Dr Maurice Hilleman mengakui adanya  SV40 dan virus kanker pada vaksin. Diperkirakan bahwa lebih dari 200 juta dosis virus SV40 yang terkontaminasi diberikan kepada publik, hal tersebut menjelaskan terhadap meningkatnya penyakit kanker secara dramatis selama 100 tahun terakhir.
 Pada tahun 1999, banyak patologis, mikrobiologis dan virologis di seluruh dunia telah melakukan pendeteksian terhadap virus SV40 dalam berbagai penyakit kanker pada manusia seperti tumor otak, kanker tulang, dan kanker paru-paru. Jenis-jenis penyakit kanker ini sama dengan yang diciptakan ketika SV40 diperkenalkan kepada hewan. Setelah studi yang cermat didokumentasikan dalam publikasi peer-review, pimpinan penelitian SV40 mengumumkan bahwa SV40 adalah kelas 2A karsinogen manusia.
 Seperti dilansir berbagai sumber selama bulan Maret 2009, termasuk dari Times of India,, vaksin yang terkontaminasi virus flu burung H5N1 yang mematikan, langsung didistribusikan ke 18 negara pada bulan Desember 2008 oleh laboratorium cabang Baxter, Austria.
 Secara kebetulan untuk pertama kali diuji coba kepada sekumpulan musang di Republik Ceko, sebelum dikirim keluar untuk disuntikan kepada manusia. Kelompok musang tersebut kemudian mati semuanya dan penemuan tersebut dibuat mengejutkan.
 Koran Ceko segera mempertanyakan apakah peristiwa itu merupakan bagian dari konspirasi untuk sengaja memprovokasi pandemik, mengikuti dari dekat pengaduan yang telah dibuat oleh pejabat kesehatan di negara lain.
 Awalnya, Baxter berusaha menutup-nutupi persoalan tersebut dengan menyatakan bahwa hal tersebut merupakan "rahasia dagang" dan menolak untuk mengungkapkan bagaimana vaksin terkontaminasi H5N1. Kemudian Baxter mengatakan bahwa hal itu merupakan kecelakaan. Namun, kemungkinan mencampurkan senjata biologis berupa virus hidup dengan bahan vaksin secara tidak sengaja merupakan hal yang hampir tidak mungkin.
 Sedikitnya 49 anak perempuan tewas dan ribuan lainnya dirawat di rumah sakit setelah di vaksin Gardasil yang populer itu. Tentu saja, hanya sekitar 10 persen saja dari reaksi vaksin yang merugikan dilaporkan.
 Vaksin juga merupakan alat penting dari elit global yang disebarkan melalui Yayasan Rockefeller dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah berupaya untuk menurunkan tingkat kesuburan manusia dalam rangka mengurangi jumlah penduduk dunia.
 Program Pengurangan Jumlah Penduduk Dunia Terbongkar
 Sekarang diketahui bahwa elit global telah memberlakukan agama Malthus yang absurd, dengan agama Malthus ini mereka membuat kematian kepada orang lain.
 Pada tahun 2009, sebuah “klub rahasia milyuner” mengadakan pertemuan yang berlangsung di New York dan dihadiri oleh,
dan yang lain-lainnya.
Para peserta dalam pertemuan tersebut memfokuskan pada,
"Bagaimana kekayaan mereka bisa digunakan untuk memperlambat pertumbuhan penduduk dunia".
Pada paruh kedua abad ke-20, pendukung eugenika mengadopsi kebijakan "pengendalian jumlah penduduk dunia."
Kemudian mengkristal dalam National Security Study Memorandum 200,  sebuah  dokumen strategi geopolitik 1974 yang disiapkan oleh Rockefeller, anggota Bilderberg dan anteknya Henry Kissinger, yang mentargetkan tiga belas negara dalam program pengurangan jumlah penduduknya secara besar-besaran dengan cara menciptakan kelangkaan pangan, sterilisasi dan perang.
Tujuan dari pembunuhan massal ini adalah untuk mengurangi jumlah penduduk dunia dari kl 7 milyar menjadi 500 juta orang saja. Bahkan mereka telah membuat sebuah monumen yang disebut Guidestones Georgia untuk mengabadikan fantasi sesat mereka.
John P. Holdren, iIlmuwan dan teknologi terkemuka juga seorang penasihat Obama, turut menulis sebuah buku pada tahun 1977, Ecoscience, di mana dia menganjurkan pembentukan "rezim planet" yang akan menggunakan "polisi dunia" dalam melaksanakan tindakan totaliter pengontrolan terhadap penduduk, termasuk dipaksa melakukan aborsi, program sterilisasi massal dilakukan melalui pasokan makanan dan air, serta wajib implan di dalam badan yang akan mencegah pasangan memiliki anak.
Orang-orang di seluruh dunia sekarang mengerti bahwa mereka berada di bawah serangan kimia sebagai bagian dari operasi membunuh dengan halus. Racun yang mematikan dan berbahaya, mulai dari Aspartame, juga
  • Fluoride
  • GMO
  • Noda-Mercury
  • pestisida
  • lintas jenis chimeras
  • bisphenol A (BPA)
  • Senyawa plastik dalam Ayam
  • Sirop jagung berfruktosa tinggi
  • daging kloning
  • rBGH
  • Rekayasa Genetika agresif spesis baru ikan Salmon
... Semua telah masuk ke dalam makanan dan lingkungan kita - apakah kita menginginkannya atau tidak.
Apa yang kita kenal sebagai chemtrails/geoengineering, rakyat sedang disemprot dengan aluminium, barium, strontium, dan bahan-bahan aneh lainnya seperti sel darah merah dan jamur.
Toxic sulphur dioxide is also being sprayed with malice aforethought.
Dengan dengkinya mereka menyemprotkan sulfur dioksida beracun.
Tipuan Pemanasan Global Buatan Manusia Terungkap
Memang, terjadi perang terhadap penduduk secara total, dan penipuan pemanasan global juga merupakan bagian dari itu.
Pada halaman 75 dari publikasi Club of Rome tahun 1990 yang berjudul The First Global Revolution, pengaturan diuraikan bagaimana mereka akan merekayasa ketakutan terhadap ekologi dalam rangka memanipulasi publik agar menerima diterapkannya pemerintahan diktator dunia yang dijalankan oleh mereka.
"Dalam mencari musuh bersama agar kita bisa bersatu dengan globalis, mereka datang dengan gagasan bahwa polusi, ancaman pemanasan global, kekurangan air, kelaparan dan sebagainya akan sesuai dengan rancangan ... Semua bahaya ini disebabkan oleh campur tangan manusia ... Musuh yang nyata adalah umat manusia itu sendiri, "demikian menurut laporan, yang dapat dibaca secara keseluruhan pada akhir artikel ini.
Mungkin itu sebabnya 31,487 orang ilmuwan, termasuk 9.029 orang dengan gelar PhD, menolak bahwa Pemanasan Global merupakan buatan manusia.
Tidak ada keraguan bahwa pengurangan jumlah penduduk dunia merupakan Tujuan Akhir dari maksud elit global.
Al Qaeda Dijalankan oleh Pentagon/CIA
Pada tahun 1979, Al Qaeda, dalam wujud Mujahidin/Taliban, adalah senjata rahasia Amerika dalam Operation Cyclone.
Al Qaeda merupakan strategi geopolitik Zbigniew Brzezinski, (anggota Dewan Hubungan Luar Negeri, Komisi Trilateral, Bilderberg Group) Penasihat Keamanan Nasional di bawah Carter, yang melatih dan mendanai Mujahidin melawan Sovyet di Afghanistan. Osama Bin Laden (alias Tim Osman) bertemu dengan agen FBI Ted Gunderson di tahun 1986 sebagaimana Gunderson, ia secara terbuka menjelaskan.
Baru-baru ini, Amerika Serikat mendanai Al Qaeda untuk menggulingkan Gaddafi di Libya.
"Memang pasukan 'pemberontak' melibatkan lebih dari 1.000 orang tentara al Qaeda sambil menikmati dukungan total -  berupa senjata, pesawat, dana dan tentara - dari Amerika Serikat, Inggris, NATO dan sekutu lainnya"
Keluarga Bush dan keluarga Bin Laden melakukan investasi bersama di Carlyle Group.
Teror Bendera Palsu Sekarang Menjadi Pengetahuan Umum
Dengan mengatakan bahwa hal ini menjadi sangat sulit bagi globalis untuk memajukan kebijakan mereka menggunakan teror bendera palsu.
Kurt Haskell memastikan bahwa masyarakat mengetahui bahwa pembom Christmas underwear adalah kambing hitam pemerintah yang digunakan untuk menakut-nakuti rakyat Amerika agar mau menerima pindai dengan tubuh telanjang di bandara.
Demikian juga, rakyat Amerika tidak terjatuh kedalam persekongkolan palsu yang dipersiapkan oleh FBI dan DEA untuk menjebak seorang dealer mobil bekas, orang Iran, ia mengklaim mencoba melakukan pembunuhan, sehingga entah bagaimana nantinya membenarkan serangan terhadap Iran.
Media Alternatif – Mengalahkan Tata Dunia Baru (the New World Order)
 Menteri Luar Negeri Hillary Clinton membuat pengakuan diam-diam selama pertemuan dengan Komite Prioritas Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat, ia memberikan alasan bahwa Departemen Luar Negeri perlu lebih banyak menambah anggarannya karena the US military-industrial complex "kalah dalam perang informasi" dengan media alternatif.
rt
Klik di sini
Seperti botol tahun 1947 Chateau Cheval Blanc, media alternatif terus menjadi lebih baik.
Para peneliti berbakat dan wartawan tidak terikat oleh master kontrol perusahaan Overton Window. Pemikiran ini pernah dianggap radikal, seperti ide untuk menghapuskan Federal Reserve swasta dan mengekspos teror bendera palsu, sekarang secara bebas dibahas.
Whistleblower (Pengungkap Aib) dan Peneliti - Mengalahkan Tata Dunia Baru (the New World Order)
Para globalis tidak lagi mendapatkan manfaat dari kerahasiaannya. Mereka telah  memainkan kartu mereka.
Personel militer dan karyawan pemerintah semakin bertambah banyak yang menjadi whistleblower, mereka sekarang menyadari adanya agenda fasis korup di sekitar mereka.
Agen FBI Coleen Rowley mengungkapkan kegagalan yang disengaja FBI dalam mencegah terjadinya 9/11.
Pada waktu awal setelah terjadinya serangan 11 September, kebetulan sewaktu saya menceritakan sebelum terjadinya peristiwa serangan 11 September tentang penyelidikan Moussaoui terhadap personil FBI di divisi lain atau di dalam FBIHQ, pertama kali pertanyaan yang diajukan oleh hampir semua orang adalah Mengapa? Mengapa seorang agen FBI sengaja menyabotase sebuah kasus?
Aku tahu tidak boleh kurang ajar mengenai hal ini, namun lelucon benar-benar dibuat bahwa personil kunci FBI HQ harus menjadi mata-mata atau mole, yang benar-benar bekerja untuk Osama Bin Laden untuk melemahkan upaya Minneapolis.
(Mole: a spy who becomes part of and works from within the ranks of an enemy governmental staff or intelligenceagency. Compare double agent.)
Kedengarannya mirip dengan pemboman 1993 World Trade Center, di mana individu tertentu dalam FBI menolak untuk membiarkan informan mereka Emad A. Salem menghentikan serangan.
Letnan Kolonel Anthony Schaffer  menjelaskan kepada masyarakat mengenai keberadaan program the Able Danger yang telah mengidentifikasi dugaan pemimpin pembajak 9/11 Mohammed Atta dan tiga orang mata-mata al-CIAeda lainnya yang beroperasi di Amerika Serikat sebelum 9/11.
Lebih dari 1,600 orang arsitek dan insinyur mengatakan bahwa ceritera resmi 9/11 adalah penipuan seperti yang dilakukan oleh ratusan pejabat pemerintah.
Whistleblower (Pengungkap Aib) pemerintah lainnya dan kontraktor baru-baru ini membongkar rencana untuk memperlakukan warganegara Amerika sebagai pejuang memusuhi negara dan fakta bahwa kamp konsentrasi FEMA sedang diaktifkan.
Mantan agen FBI Ted Gunderson membongkar perdagangan Narkoba yang dijalankan CIA, operasi bendera palsu, kendali pikiran, dan pelecehan anak.
Bahkan peneliti Fritz Springmeier telah kembali beraksi, membongkar kejahatan globalis dan pengendalian pikiran yang ditanamkan terhadap kemanusiaan.
Bagaimana Menghentikan Tata Dunia Baru dengan Cepat
Sementara gelombang pasang sudah berubah arah dan kemanusiaan telah bangkit kesadarannya, banyak lagi yang harus dilakukan untuk mengembalikan kebebasan dan kualitas kehidupan kita.  Semua dari kita harus terus melakukan tindakan sederhana seperti berikut ini:
Kesimpulannya bahwa pada tahun 2012 agenda Globalis siap untuk dikalahkan jika kita terus menginformasikan kepada orang lain dan menolak untuk mendukung mereka yang berusaha untuk memperbudak kemanusiaan.
\



Powered by Blogger.